Sinar mentari perlahan menghilang.
Hanya ada awan hitam.
Aku masih menunggu pelangi datang.
Namun semua berubah kelam.
Aku tak pernah ingin membenci hujan.
Bahkan setiap rintiknya sangat meneduhkan.
Tapi lagi-lagi hujan menghadirkan kesedihan.
Atau memang ini pertanda dari semua kegelisahan.
Di kala rintik itu, aku melihat tawamu.
Nampak tak seperti dulu.
Apakah hujan telah membasuh lukamu?
Sehingga kau tampak sebahagia itu.
No comments:
Post a Comment